Jumat, 12 Juni 2026

CANYONEERING

Mojokerto,15 Februari 2026


Haii....

Cerita bulan ini mungkin sangat berantakan dan ngga sesuai dengan tanggal posting ya. Tp gapapa yg penting cerita ini tetap akan ter-dokumentasikan dan ter arsip rapi meskipun dengan konsep  yang amburadul hahaha wajar ya, penulis amatiran. 

Jadi, setelah banyak banget pertimbangan tiba-tiba terlintas tentang masa depan yg aku tak tau akan seperti apa, kuharap setiap tulisan ku ini bisa membantu ku mengingat betapa banyak nya hal indah yg patut ku syukuri dalam hidup ku dan bisa menjadi sebuah rangkaian kenangan yg sempurna. Bahwasanya untuk menjadi diriku di versi yg saat ini, aku melewati banyak pembelajaran hidup dari setiap langkah kaki dan sudut-sudut kota yg pernah ku kunjungi. Merasakan arti sebenarnya kata "hidup", membantu ku menuntun menemukan goals baru dan membentuk visi misi hidup ku yang baru. Dengan dasar itu, terlintas untuk membuat sebuah sebuah konsep baru menulis semua kisah-kisah perjalanan yg pernah ku kunjungi dan semua pembelajaran yg mungkin bisa membantu pembaca cerita ini menemukan arti hidup dari setiap aktivitas apa yg tanpa kita sadari kita lakukan.

Topik kali ini sangat berbeda dari topik lain nya, karena in the first time nya aku mencoba yg benar-benar baru dan mungkin bisa di bilang jadi hobby baru aku di tahun 2026 ini haha. Sangat di luar dugaan, sempat ngga ada sedikitpun terpikirkan masa dulu aku akan men-challage diri ku di ketinggian. Yup, hobby baru itu adalah Canyoneering, sebuah aktivitas sport ekstrem yang menguji adrenalin dengan menuruni tebing air terjun setinggi 30 meter dari permukaan tanah. Untuk melakukan ini memang butuh persiapan mental, fisik yg cukup matang menurutku. Dan saat itu, alasan yg menjadi dasar aku memberanikan diri mengikuti canyoning adalah memaksa diriku untuk keluar dari zona nyaman ku dan mencoba pengalaman baru bercampur dengan perasaan penasaran bagi ku saat itu sangat menarik. Dimana kita harus menuruni tebing hanya dengan tali dan berhadapan langsung dengan derasnya debit air terjun yg jatuh. Bukan hal mudah pikirku saat itu, tapi melihat beberapa postingan seseorang dengan aktivitas yg sama setelah tiba di permukaan ekspresi bebas dan bahagia terasa sangat berbeda. Cukup menarik bukan

Berbicara mengenai persiapan untuk canyoning ku saat itu, kurang lebih aku menghabiskan sekitar 1 bulan untuk persiapan fisik, seperti pemanasan, lari dan juga beberapa kesempatan mengikuti pilates. Persiaapan 1 bulan menurut ku itu terlalu singkat juga sih, haha karena proses kita untuk sampe di puncak air terjun itu juga butuh tenaga yg lumayan dan ditambah lagi ketika menuruni tebing air terjun yg ngga hanya licin berlumut, kita harus berkelahi dengan derasnya debit air yg terjun langsung mengenai muka. Setelah terlibat dan merasakan secara live ternyata itulah letak serunya ikut canyoning. Semua perasaan diuji mental diuji, fisik diuji. Kuncinya ternyata adalah ketenangan yg dibutuhkan saat itu, bagaimana tidak semakin kita panik akan semakin sulit juga kita turun, sedangkan saat itu all in percaya kan semua ke diri sendiri. Meskipun ada orang dibawah yg siap membantu menarik tali untuk keseimbangan tp tetap saja kita harus mawas diri agar terhindar dari hal-hal yg tidak diinginkan. Meletakkan semua tumpuan menjadi pada kekuatan pinggang hingga kaki.

Tak sampai disitu pembelajaran yg peroleh, begitu banyak teman baru dari kota tetangga dan 1 dari beda negara yg sampai saat ini menjadi suatu anugrah bagi ku karena silaturahmi yg tak pernah terputus hingga kini. Mereka juga banyak memberiku banyak insight pembelajaran dan keceriaan di tengah ketegangan. Meskipun usia kita terpaut 2 tahun di bawahku, bagiku mereka sangat pemberani. Dari mepo di sidoarjo hingga lokasi sangat penuh dengan canda tawa lepas, tanpa ada celah usia,jabatan,golongan atau apapun itu, mereka menerima dengan baik dan ramah mekipun kita tak mengenal sedikitpun. Bahkan saat mereka membelikan ku sepotong roti untuk sarapan sembari kami menunggu transportasi, cara mereka berbagi kepada sesama tanpa pandang bulu menjadi pembelajaran yg berkesan saat itu. Kebersamaan yg ngga pernah pudar dari titik keberangkatan hingga kembali ke mepo tetap terjaga, hal yg sangat sulit ku temukan di setiap perjalanan ku yg lain ini lah yg paling membekas hingga kini. Nyatanya tak semua orang sama seperti apa yg ku pikirkan sebelumnya, semenjak itu berada di lingkungan yg tak mengenali ku adalah suatu tempat paling nyaman. Perjalanan canyoning kali ini ditutup dengan penuh kebahagiaan, lingkaran baru, keikhlasan untuk melepas semua beban, kebersamaan yg solid dari awal hingga akhir. Terima kasih teman-teman sudah berbagi cerita dan membuat bulan Februari ini lebih berarti & berwarna.  Terima kasih sudah menemani hingga akhir!





Foto bareng 1 rombongan girls

Pas berhasil menakhlukan 30 m :'(



Selfie dulu dibasecamp

after canyoing & otw pulang














Selfie di depan alfamart mepo Sidoarjo :D


Suasana dari atas di pantau team bersertifikat yaa dan pake APD keselamatan lengkap














Selesai- dan cukup sekian kisahnya ^^



Kamis, 11 Juni 2026

Bukit Keciri atau Premium Hill, Pasuruan

 Haiii...

Selamat malam,

Pasuruan, 10 MEI 2025

Cerita perjalanan pada bab ini kali ini, ada banyak sekali pengalaman dan pembelajaran baru yang aku dapat. Banyak sekali cerita mengenai teman baru, pelajaran hidup, hingga berbagai pengetahuan baru mengenai sejarah nusantara kudapatkan. Perjalanan hikking kali sangat berbeda dari perjalanan lainnya. Perjanan tanpa banyak planning, prepare, dan hanya berbekalkan iman dan niat. Karena pada saat aku memutuskan untuk pergi hikking ke bukit keciri di pasuruan adalah untuk mengisi waktu libur ku yang kosong. Saat itu, Malam hari tgl 3 Mei 2025 aku bergegas memesan seat untuk keberangkatan hikking ke bukit keciri di salah satu Open Trip yang ku kenal. Bersamaan dengan itu aku juga memutuskan untuk melakukan booking alat pendakian yg tidak jauh dari tempat tinggalku, seperti tracking pole, head lamp, dan powerbank

Pada tanggal keberangkatan trip 9 mei 2025 pukul 11:00 malam adalah estimasi dimana kami semua sudah harus berkumpul di meeting point yg sudah di tentukan oleh pihak Open Trip. Kalo di inget mengenai perasaan saat itu penuh dengan perasaan yg bercampur menjadi satu hingga aku sendiri bingung menjelaskan seperti apa perasaan saat itu, ada rasa happy, excited, resah -Karena aku berangkat sendiri pergi kegunung tanpa ada teman yg ku kenal", sedih -dimana aku takut ketinggalan rombongan berhubung aku pulang kerja saat itu sangat malam hingga ada waktu packing barang hanya 1 jam dan harus segera berangkat menuju meeting point. Setibanya di meeting point ternyata tidak seperti yg aku bayangkan sebelumnya, dimana aku tiba di meeting point pukul 11:20 malam rekan dari rombongan OT kali ini ada yg masih belum tiba. Satu per satu setelah beberapa menit perasaan yg membuatku resah, panic attack, sedih mulai hilang. Long short story, waktu pemberangkatan dari meeting point ke lokasi rumah singgah di Desa Ngadirejo, Pasuruan pun berjalan dengan lancar, Alhamdulillah. Perjalanan dari lokasi Mepo hingga Rumah singgah di tempuh selama 2 jam 4 menit. Nah, di waktu ini adalah awal kenangan dan memberiku banyak kesan yg manis di perjalanan yang melelahkan. Dimana, lagi-lagi hal yg kutakutkan akan menjadi perjalanan panjang yg melelahkan nyatanya menjadi perjalanan yang menyenangkan dan penuh kesan. Perlahan aku mulai bertemu dengan teman baru dengan sejuta pengalaman hidup yg indah dan penuh kehangatan, ia bernama vita. Selama perjalanan kami banyak berbincang bertukar cerita, se menyenangkan itu bertemu teman baru dengan sudut pandang nya yg unik. Hingga waktu tak terasa begitu cepat berlalu di setengah perjalanan, kami memutuskan untuk beristirahat di mobil untuk menghemat energy sebelum kita hikking

Setibanya di rumah singgah, kami ishoma dan bersiap untuk hikking. Ada yg melakukan pemanasan, ada yg membeli makanan, masing-masing anggota sibuk dengan persiapannya masing-masing. Selama perjalanan dari rumah singgah hingga kembali aku dan mba vita selalu bersama wkwk kami berjalan beriringan sembari berbincang untuk memecah keheningan subuh hari, mengalihkan pikiran agar tidak terasa lebih berat. Ternyata perjalanan hikking dini hari menuju puncak adalah waktu yg bagus haha ini adalah pengalaman baru ku karena bentuk pijakan yg kami lewati tak terlihat wkwk sehingga membuat hanya fokus pada jalur. Perjalanan dari rumah singgah menuju POS 1 saat itu kami tempuh dg waktu yg lumayan lama 45 menit dengan berjalan santai. Setibanya di pos 1 kami menunggu rekan-rekan lain yg menggunakan ojek lokal untuk menuju pos 1. Setelah semua anggota berkumpul, kami kembali melanjutkan perjalanan menuju Point View Bromo dari sisi yg lain. Dan selama perjalan itu temanku semakin bertambah, ketakutan dan semua rasa yg mengganjal sudah tergantikan dengan perasaan tenang dan hangat bertemu teman-teman baru yg ramah dan sangat humoris. Membuat perjalanan dari POS 1 ke Point View Bromo yang cukup jauh tidak terasa melelahkan, perjalanan itu menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam an dengan berjalan santai. Sepanjang jalan dengan rombongan trip yg sangat menyenangkan ditambah dengan pemandangan yg berlahan menampakan wujudnya, masyaAllah subhanallah ternyata sungguh indah ciptaan tuhan yg benar-benar indah, meningkatkan rasa syukur ku atas segala hal yg sudah ku lewati, menambah rasa nasionalis bangga menjadi bagian dari warga Indonesia yg memiliki segudang keindahan, sumber daya yg melimpah. Selama perjalanan aku selalu berpikir ternyata apa yg ku hadapi selama ini adalah sesuatu hal yg perlu ku syukuri, begitu banyak hal yg pada akhirnya membuka pemikiranku untuk lebih luas lagi memandang suatu hal. Setelah puas berfoto dan membuat dokumentasi video di point view bromo kami bergeser lebih naik menuju savana loreng, yup. Perjalanan kita masih berlanjut, perjalan dari view bromo menuju savana tergolong lebih panjang denga track yg lumayan lah, sepanjang jalan disuguhi pemandangan yg ngga ada habis nya kami berucap syukur. Selain masih di kasih kesempatan bernafas dan menginjakan kaki ke tempat yg indah ini membuat semangat untuk terus bertahan dan terus maju menghadapi apapun yg ada di depan, menjadi goal baru. Wajar sih di bilang nanjak minimal View Maximal

Setelah puas dengan berfoto, mengambil footage video menggunakan drone kami beristirahat sembari berbincang bersama teman-teman baru yang kita temui disana. Banyak cerita menarik dan pengalaman yg seru setelah bertemu mereka dg karater dan sifat yg berbeda. Saat perjalanan pulang kami berpisah membat 2 group ada g lebih dulu turun karena tiba di puncak lebih dulu dan ada yg terakhir untuk turun sembari menunggu rombongan lain. Termasuk aku adalah golongan paling lambat turun haha selain menikmati indahnya savana berwana kuning keemasan di sepanjang mata memandang membuat pikiran dan dada terasa lebih ringan. Beruntungnya teman-teman rombongan ku yg terakhir turun tergolong anak-anak yg asik dan seusia jadi meskipun perjalanan panjang dan sedikit terjal semuaa terasa ringan diselingi dengan candaan dan cerita-cerita sejarah yg tanpa sadar salah satu guide rombangan sangat menyukai sejarah. Dari Puncak hingga menuju rumah singgah hampir semua sejarah nusantara diceritakan haha berasa lagi belajar 4 sks di alam. Tapi menarik, kita banyak bertukar pikiran, meskipun kondisi lelah, berbagi canda tawa, berbagi semangat dengan para pendaki yang baru akan naik maupun akan turun. Ternyata semua perjalanan punya kisah dan pelajarannya masing-masing, dan perjalanan panjang kali ini aku belajar artinya kehangatan, bersyukur, mengikhlaskan, dan menikmati proses. Karena nyatanya gapapa kok berjalan lambat dibanding yg lain karna kita punya goal masing-masing dan kita tau kondisi kita sendiri saat itu seperti apa. Tapi selama kamu sudah melangkah sampai detik ini itu sudah bagus, kamu berhasil melewati semua kesulitan dan ujian dalam hidup tanpa ada rasa menyerah sedikit pun kamu sudah menjadi pahlawan dalam hidupmu. Jadi, tetap semangat yaa banyak orang di luar sana yg ingin ada di posisi mu saat ini, jangan buta akan hal itu. Tetap jalani yg saat ini, hadapi yg di depan, jadikan masa lalu sebagai pembelajaran untuk bertumbuh menjadi lebih baik. Terima kasih MEI dan semua partner yg terlibat di bulan MEI. Kuharap kita bisa bertemu dikesempatan lain waktu dg kondisi yg baik dan sehat. See you di TRIP SELANJUTNYA

Perjalanan menuju Pos 2


point view Bromo


Savana loreng


Pos 1



Puncak Savana Loreng

Melamun di atas permukaan laut

Puncak Potos

full team OT



First time dapet lautan awan bromo hokky bgt masyaAllah


Ini cabe sape dah yg kuat :") pedesnya nembus layar

Makan indomie with view mahal

team OT paling seru

pemandangan hikking waktu sunrise


Jumat, 07 Oktober 2022

Sharing Pengalaman Bekerja di Mayora Group

 Assalamualaikum..


Hallo Temen-temen, Gimana kabarnya hari ini? semoga dalam keadaan sehat ya teman-teman.

Okee, kali ini aku balik lagi dan kesempatan hari ini aku bakal sharing mengenai gimana sih pengalamannya kerja di Mayora Group itu. Sebelumnya nih udh pada kenal dong sama yang namanya Mayora, Pasti dong yaa.... Siapa sih yang ngga kenal sama Mayora ya kan ya,bahkan produk mereka sering banget kita beli. Bagi yang belum ngerti Mayora Group itu apa, tenang aja aku bakal kasih tau jawabannya. 

Jadii...

PT. Mayora Indah Tbk. (Perseroan) itu perusahaan yang bergerak di bidang manufactur yang didirikan pada tahun 1977 dengan pabrik pertama yang berlokasi di tangerang dengan target market wilayah Jakarta dan sekitarnya. PT. Mayora Indah Tbk. (Perseroan) memproduksi dan memiliki 6 (enam) divisi yang masing masing menghasilkan produk berbeda namun terintegrasi. Group Mayora dikenal akan produk-produknya di sektor makanan dan minuman seperti biskuit, permen, wafer, coklat, sereal, kopi dan mi instan. Beberapa merk dagangnya yang dikenal masyarakat luas antara lain Le Mineral, Teh Pucuk Harum, Roma Malkist Crackers, Kopiko, Beng-Beng, Choki-Choki, Energen sereal, Mi Gelas dan sebagainya. 

Nah, udah ngerti sekarang??..

dari produk-produk di atas pasti kalian udah ngga asing lagi dong?. apalagi Teh Pucuk Harum siapa sih yang ngga tau Teh Pucuk Harum. 

Ok balik ke intinya, disini aku lebih fokus ke salah satu divisi dari PT. Mayora Indah Tbk yaitu di divisi minuman, yaitu PT. Tirta Fresindo Jaya Pasuruan. Dimana PT. Tirta Fresindo Jaya ini memproduksi Le Mineral, Teh Pucuk Harum, Kopi Cup dan yang lainnya. 

Berdasarkan pengalaman aku setahun bekerja di PT. Tirta Fresindo Jaya Pasuruan 2 ini banyak banget ada suka maupun duka. Sukanya adalah bertemu dengan teman-teman yang baik, saling support, kekeluargaan banget. Sebenarnya tidak pernah terlintas aku bakal bekerja di perusahaan yang notabennya banyak sekali yang menginginkan nya. Bener-bener masih berasa seperti mimpi, namun selalu ada jalan yang di kasih sama Allah. Alhamulillah. Sedangkan dukanya, ketika harus kehilangan teman-teman yang sudah berjuang bersama dari awal bersama mereka menemukan temapat yang baru. Dimana kita udah mulai akrab dan nyaman berteman dengan mereka tapi pada akhirnya harus berpisah juga.

Jabatan aku dulu di PT Tirta Fresindo Jaya Pasuruan 2 adalah sebagai Admin SAP ( System Application and Product in Data Processing ). Apa sih admin SAP itu? Admin SAP memiliki tugas dan tanggungjawab lebih kepada Administrasi produksi, pengolahan angka hingga analisis data produksi. Nah itu semua kita kerjakan secara system yang sudah terintegrasi dan menggunakan aplikasi SAP. aku sarankan pekerjaan ini lebih cocok si untuk mereka yang suka berlama-lama duduk di depan komputer dan memiliki ketelitian yang baik. tapi tidak menutup kemungkinan untuk kalian yang tidak teliti pun bisa mengambil pekerjaan ini, asalkan ada keinginan untuk terus berkembang dan mau untuk memperbaiki diri.


Sampe sini dulu ya, sharing-sharingnya. untuk temen-temen yang kepo atau mau mencoba masuk di Mayora bisa kok berkunjung ke sini, karena di situ sudah aku jelaskan tahapan-tahapan apa saja yang perlu di lewati untuk bisa masuk menjadi bagian Mayora Group. Semangat selalu

Rabu, 30 Maret 2022

Mahasiswi Akhir

 Haiii......

Kali ini aku mau sharing terkait kegiatan ku selama menjadi mahasiswi semester akhir, yakni semester 8. Kenapa ngga ambil 3,5 tahun aja?, banyak sekali yang sering menanyakan hal itu ke aku. Pada dasarnya kenapa aku memilih untuk memutuskan kuliah genap 4 tahun adalah jujur sih aku masih ingin menikmati masa kuliah sambil cari pengalaman-pengalaman baru dan nambah-nambah dikit uang jajan sih, hehehe ☺ entah itu dengan mengikutin magang atau menjadi asisten mahaiswa. Sebenarnya kalopun aku ambil 3,5 tahun bisa saja karena semua kredit mata kuliah ku sudah habis jadi hanya tersisa skripsi. Namun, karena saya ngga mau terlalu memaksakan diri.

Lalu di Semester 8 ngapain dong?

Jadi di semester 8 itu aku bener-bener fokus untuk mengerjakan skripsi, mengikuti magang dan menjadi asisten dosen saja. Begitulah diriku menyibukkan diri dengan banyak kegiatan sehingga kalo dibilang jarang banget pulang ke kosan masih sore. hehehe Apa ngga capek? Capek sih capek tapi ketika kita melakukan satu pekerjaan yang sesuai dengan passion kita dan keinginan kita secapek apapun itu akan menjadi tak terasa.

Saat itu di semester 8 aku diberi kepercayaan untuk memegang 2 kelas, kegiatan ini bener-bener menyenangkan. karena aku dapat kenalan baru dan bisa lebih dekat dengan adik-adik yang baru saja masuk kuliah. Membantu mereka ketika mereka tidak memahami pelajaran dan mendampingi mereka selama satu semester. Di saat itu aku mengambil topik "Financial Distress" berhubung aku mengambil konsentrasi keuangan dan saat itu banyak sekali fenomena yang berkaitan dengan perusahaan yang mengalami kepailitan di sektor Manufactur. Dan sekarang aku merindukan situasi pada saat itu, bertemu adik-adik tingkat yang sekarang mereka pasti sudah lulus dan banyak yang mendapat pekerjaan sesuai passion mereka. Entah kenapa akupun ikut bahagia ketika mendengar kabar itu.

Oh iya, Buat rekan-rekan yang mungkin juga saat ini sedang menempuh skripsi aku harap kalian terus semangat. Apabila dari kalian ada yang membutuhkan referensi artikel terkait dengan topik yang sama dengan aku "Financial Disress" aku akan memberikan link untuk di download.

Artikel Ilmiah Iva - Financial Distress

Semoga bisa membantu ya!!! kalo ada yang mau ditanyakan pun juga boleh. Semangat Skripsi teman-teman ^^

Kamis, 17 Maret 2022

MYOR 2

 Assalamualaikum Wr.Wb

                                                                     Sumber : Ivanescavy PSR2

Hai, Kali ini saya mau sharing sedikit tentang pengalaman saya mengikuti proses awal interview di salah satu anak perusahaan Mayora Group yaitu PT TIRTA FRESINDO JAYA yang berlokasi di Pasuruan, Jawa Timur.

Saat ini siapa sih yang tidak mengenal Teh Pucuk Harum. yup. Teh dengan aroma melati yang merupakan salah satu product yang di produksi oleh PT TIRTA FRESINDO JAYA dengan slogan Rasa teh terbaik ada di pucuknya. 

Jadi, PT TIRTA FRESINDO JAYA merupakan perusahaan milik Mayora Group yang bergerak di bidang manufaktur makanan dan minuman. Pabrik yang berlokasi di Pasuruan ini fokus pada bidang manufaktur minuman. Product yang dimiliki diantaranya Teh Pucuk Harum, Le Mineral, Q- Guava, Kopikap, dan masih banyak lagi. Untuk memenuhi kebutuhan pasar Mayora Group ini didirikan pabrik tidak hanya di Pasuruan saja, namun juga di Bogor dan Makassar. 

Perusahaan dengan hasil produk yang sangat dikenal masyarakat serta tergolong dalam perusahaan Go Public. Pasti banyak sekali para jobseeker berebut agar bisa bekerja dan menjadi bagian dari Mayora Group, sehingga membuat kompetisi agar diterima rendah. Lantas apa saja sih tahapan-tahapannya?  yuk, Simak sampai selesai ya! ^^

A. Tahapan - tahapan recruitment

      1. Seleksi Administrasi

           Ditahap pertama ini HRD akan menyeleksi berkas-berkas yang sudah masuk, semua berkas di               pastikan lengkap dan menarik.

      2. Interview HRD

      3. Tes Psikologi 

      4. Interview User

      5. Interview User Final 

      6. Tes Kesehatan

          Ketika akan mengikuti tes kesehatan ini pastikan kondisi kesehatan kalian baik, membawa                      minum, jangan begadang, makan makanan sehat. Karena tes kesehatan merupakan tahap akhir              dan peluang di terima kalian besar.

          Tahapan - tahapan diatas dapat berubah tergantung dari kebijakan perusahaan. Nah jadi segini dulu aja ya sharingnya, kalo ada yang mau ditanyakan bisa hubungi by Facebook. Semangat untuk kalian yang mau bergabung dengan Mayora Group. 


Sabtu, 05 Maret 2022

BOM WAKTUKU

 BOM WAKTUKU


Bagaimana rasanya ketika semua telah hancur?
Apakah sangat menyakitkan?
Haruskah aku menahannya kembali?
Bolehkah itu terjadi? Lagi...
Tapi bagaimana aku bisa mengumpulkan kepingan kepingan kisah masalalu yang telah hancur dengan sangat rapi ini menjadi kepingan kisah masa depan yang indah?
Bukankah mustahil untuk membuatnya kembali menjadi bentuk sempurna seperti dulu.

Kini rasa sakit yang tak tertahan memenuhi semua tubuhku
Bergerak bangun, memulihkan semuanya cukup tak mampu
Harus kah aku memohon bantuan? Bantuan seperti apa yang bisa menolong kisah hari ini.
Siapa lagi aku harus memohon? Pantaskah aku memperjuangkan sesuatu yang indah di masa depan?.
Apakah masih ada harapan itu?.

Cukup lelah memikirkan nya.
Berpura-pura bodoh, berpura-pura untuk menganggap semua baik-baik saja membuatku cukup menguras semua energiku.
Dalam waktu seperkian detik saja semua harapanku musnah
Perjuangan yang aku lakukan pun cukup sia-sia

Tuhan..
Jika memang masih ada jalan lagi untuk aku mengembalikan semuanya.
Bolehkah aku memilih untuk tidak hadir dalam cerita yang kau buat dimasa depan.
Aku cukup berterima kasih padamu karena sudah mengizinkan aku melihat begitu gilanya dunia ini.

Keajaiban.
Mengenai keajaiban mu, aku percaya akan ada sesuatu yang Indah atas keajaiban mu
Namun boom waktu dalam diriku saat ini mulai tidak tertarik lagi dengan itu
Ku rasa kini semua sudah Indah pada waktu yang tepat.
Terimakasih, begitu banyak kenangan pahit dan perih yang aku rasakan selama ini. Begitu banyak pelajaran yang sudah aku alami, pelajaran kesabaran, keikhlasan, kehidupan.
Kini semua sudah terkumpul menjadi satu kisah yang mungkin tidak akan aku buka kemabali.


HILANG

HILANG


Sunyi dan gelap...

Dua kata yang selalu tepat untuk menggambarkan situasi ku saat ini. Seorang diri yang hanya bisa berdiam dan memandang sekeliling dengan kosong, seolah di dunia ini memang hanya ada aku seorang. Bagaimana bisa tak ada satupun bintang menampakkan dirinya. Semuanya begitu gelap.

Bagaimana dengan pikiranku?
Tak tau lagi apa yang ada di fikiranku, sama sekali tidak bisa menjelaskan. Begitu banyak ingatan, gambaran, dan suara yang begitu cepat berganti serta beriringan. Mencari celah untuk berfikir jernih pun sulit.

Apakah Hatiku sudah benar-benar hancur? Aku rasa memang iya. Ini bukan diriku, perasaan ku benar-benar hancur. Saat ini hanyalah sisa rasa sakit, benci dan perih di hati yang membekas. Ku rasa goresan luka kecil yang dulu ku jaga semakin membesar. Dan benar saja pengorbanan ku tlah sia-sia, dalam sekejap semua kenangan, harapan dan pengorbanan itu hilang menjadi kosong.

26 Juni 2021

Jumat, 10 Juli 2020

Maafkan Aku!


MAAFKAN AKU!
Oleh : Ivanescavy

Maafkan aku yang telah diam-diam jatuh hati padamu.
Maafkan aku yang hanya bisa mengagumi dari kejauhan.
Maafkan aku yang hanya bisa membuktikan cinta ku di setiap sujudku.
Maafkan aku yang telah tebiasa menyimpan semua sendiri tanpa memberitahukan perasaanku yang sebenarnya.
Maafkan aku yang lebih memilih pergi, mempertahankan hatiku agar tidak semakin tersakiti.
Maafkan aku! yang hingga kini masih mengawasi mu dari jauh.



Pintaku, hanya satu semoga kamu selalu bahagia dengan dia

Bintang


Bintang
Oleh : Ivanescavy

Mencintai kamu bagiku adalah satu hal mustahil yang pernah terfikirkan olehku. 
Bagaimana mungkin aku mampu menggapai bintang yang letakya jauh tinggi diatas sana dengan tangan kosong.

1 : 1000 aku bisa mendapatkanmu. 
Kecuali aku memiliki sayap untuk terbang atau mungkin aku perlu menjadi seorang astronot untuk lebih dekat dengan mu.

Mustahil!!

Sudahlah pada kenyataannya aku hanya bisa mengagumi dari kejauhan memandang mu bersinar dengan terang menyimpan semua nya keindahaanmu dalam hati dan untaian doaku.

Senin, 06 Juli 2020

Saat Pertama


Saat Pertama
Oleh : Ivanescavy

Hari itu, saat pertama aku bertemu denganmu. Entah apa yang membuat kamu seolah jauh lebih menarik dibandingkan objek-objek disekitar. Meskipun saat itu bertemu dengan mu adalah sebuah tak kesengajaan. Tak kesengajaan lah yang ternyata kini menjadi sebuah sumber kebahagianku dan kekagumanku.

Tak terlintas sedikitpun difikiranku untuk melangkah sejauh ini. Namun ternyata, seiring berjalannya waktu kamu mencoba untuk mengenalku lebih jauh, dan akupun sebaliknya. Kamu menjadi sosok yang mampu memberikan ku kekuatan dan mengembalikan kepercayaan adanya cinta.
Setiap detik ku selalu terbayang senyum mu. You’re everything and everything is you. Membuatku teringat saat-saat menatap indah wajah dan semangat mu di hari itu.

Sinar terik panas matahari, hembusan angin lembut, dan iringan irama deburan ombak menjadi saksi bisu betapa bahagianya aku hari itu. Semakin menguatkan rasa bersyukur ku atas nikmat yang telah tuhan berikan.

Saat itu adalah saat pertama aku berbicara dan memberanikan ku untuk bangkit keluar zona ternyaman hidupku. Memendam rasa egois serta memupuk kembali rasa percaya pada orang lain, tanpa ada rasa curiga.

Namun, ada satu momen aku merasa resah. Apakah dengan membuka hati ku untuk mu adalah salah satu jalan untuk aku bisa kembali bahagia, ataukah justru aku memupuk luka?

Tidak ada yang tau akan seperti apa kita kedepannya, Karena bisa jadi aku telah memupuk benih-benih luka. Biarlah. Meskipun nanti sebuah luka bukan kebahagiaan yang akan ku petik, aku sudah memilih untuk
Membuka hati untuk mu.

Semampir, Oktober 2019

Sabtu, 28 Maret 2020

Lekaslah Pulih, Bumiku!


Lekaslah Pulih, Bumiku!
Oleh : Ivanescavy 

Dear, Bumiku.

Kali ini, izinkan aku untuk merenungi semua kesalahanku padamu.
Mengingat semua perbuatan kala itu, ketika tangan-tanganku merusakmu.

Tak berpikir panjang, yang terlintas di pikiranku hanyalah sebuah keegoisan dan ketamakan. Sama sekali tak terfikirkan betapa tersiksanya kamu, saat aku dengan paksa merampas keindahan mu dan menghanghancurkannya tanpa ada sisa.
Namun, Selama ini kau tetap diam dan berusaha tegar. Hingga kau tak lagi mampu menahan kemarahanmu.

Siapa sangka, pada akhirnya aku dapat merakasan kesakitan yang kamu rasakan akibat perbuatanku. Kini, seolah-olah kamu sedang menunjukkan betapa kecewanya kamu. Seakan-akan kini kamu sedang menangis, meluapkan semua emosimu agar aku tak lagi egois.

Saat ini aku disadarkan oleh banyak sekali kenikmatan yang hilang. Dimana, Tuhan menyadarkanku melalui perantara kamu. Bodohnya, sampai detik ini aku masih lupa untuk bersyukur. Sedangkan, Tuhan telah menciptakanmu sebegitu sempurnanya agar kamu dapat menjadi tempat yang nyaman untuk aku tinggali.

Aku tau, semua ini salahku.
Aku telah mengecewakan Tuhan karena tidak menepati janjiku sebagai khalifah yang baik, untuk menjaga dan melindungimu. Maafkan aku, atas perbuatanku kamu pun ikut terkena imbasnya.

Aku tau, mungkin ini adalah salah satu bukti bentuk kekecewaanmu padaku. Karena pada detik ini kebebasan untuk mengagumi indahnya pesonamu tak lagi ku miliki. Membuatku untuk merenungi semua kesalahanku serta belajar untuk menyucap syukur.

Disaat inilah aku menyadari.
Kini, saatnya kamu untuk beristirahat dan memulihkan kondisimu.
Segeralah pulih, Kami merindukanmu.


Makassar

29 Maret 2020