Sabtu, 28 Maret 2020

Lekaslah Pulih, Bumiku!


Lekaslah Pulih, Bumiku!
Oleh : Ivanescavy 

Dear, Bumiku.

Kali ini, izinkan aku untuk merenungi semua kesalahanku padamu.
Mengingat semua perbuatan kala itu, ketika tangan-tanganku merusakmu.

Tak berpikir panjang, yang terlintas di pikiranku hanyalah sebuah keegoisan dan ketamakan. Sama sekali tak terfikirkan betapa tersiksanya kamu, saat aku dengan paksa merampas keindahan mu dan menghanghancurkannya tanpa ada sisa.
Namun, Selama ini kau tetap diam dan berusaha tegar. Hingga kau tak lagi mampu menahan kemarahanmu.

Siapa sangka, pada akhirnya aku dapat merakasan kesakitan yang kamu rasakan akibat perbuatanku. Kini, seolah-olah kamu sedang menunjukkan betapa kecewanya kamu. Seakan-akan kini kamu sedang menangis, meluapkan semua emosimu agar aku tak lagi egois.

Saat ini aku disadarkan oleh banyak sekali kenikmatan yang hilang. Dimana, Tuhan menyadarkanku melalui perantara kamu. Bodohnya, sampai detik ini aku masih lupa untuk bersyukur. Sedangkan, Tuhan telah menciptakanmu sebegitu sempurnanya agar kamu dapat menjadi tempat yang nyaman untuk aku tinggali.

Aku tau, semua ini salahku.
Aku telah mengecewakan Tuhan karena tidak menepati janjiku sebagai khalifah yang baik, untuk menjaga dan melindungimu. Maafkan aku, atas perbuatanku kamu pun ikut terkena imbasnya.

Aku tau, mungkin ini adalah salah satu bukti bentuk kekecewaanmu padaku. Karena pada detik ini kebebasan untuk mengagumi indahnya pesonamu tak lagi ku miliki. Membuatku untuk merenungi semua kesalahanku serta belajar untuk menyucap syukur.

Disaat inilah aku menyadari.
Kini, saatnya kamu untuk beristirahat dan memulihkan kondisimu.
Segeralah pulih, Kami merindukanmu.


Makassar

29 Maret 2020

0 komentar:

Posting Komentar